Variabel Yang Mempengaruhi Sistem Grounding

Saturday, September 26th 2015. | Teori Elektronika

Ada beberapa variabel yang dapat mempengaruhi performa sistem grounding (pentanahan) pada jaringan listrik. Pertama, NEC code (1987, 250-83-3) mensyaratkan panjang elektroda sistem grounding (pentanahan) minimum 2,5 meter (8 kaki) dihubungkan dengan tanah. Ada empat variabel yang mempengaruhi tahanan sistem grounding (pentanahan), yaitu:

Panjang/Kedalaman Elektroda Grounding (Pentanahan)

Satu cara yang sangat efektif untuk menurunkan tahanan tanah adalah memperdalam elektroda grounding (pentanahan). Tanah tidak tetap tahanannya dan tidak dapat diprediksi. Ketika memasang elektroda pentanahan, elektroda berada di bawah garis beku (frosting line). Ini dilakukan sehingga tahanan tanah tidak akan dipengaruhi oleh pembekuan tanah di sekitarnya. Secara umum, menggandakan panjang elektroda grounding (pentanahan) bisa mengurangi tingkat tahanan 40%. Ada kejadian kejadian dimana secara fisik tidak mungkin dilakukan pendalaman batang elektroda grounding (pentanahan) daerah-daerah yang terdiri dari batu, granit, dan sebagainya. Dalam keadaan demikian, metode alternatif yang menggunakan semen pentanahan (grounding cement) bisa digunakan.

Diameter Elektroda Grounding (Pentanahan)

Menambah diameter elektroda grounding (pentanahan) berpengaruh sangat kecil dalam menurunkan tahanan. Misalnya, bila diameter elektroda digandakan tahanan pentanahan hanya menurun sebesar 10%.

Jumlah Elektroda Grounding (Pentanahan)

Cara lain menurunkan tahanan tanah adalah menggunakan banyak elektroda grounding (pentanahan). Dalam desain ini, lebih dari satu elektroda dimasukkan ke tanah dan dihubungkan secara paralel untuk mendapatkan tahanan yang lebih rendah. Agar penambahan elektroda efektif, jarak batang tambahan setidaknya harus sama dalamnya dengan batang yang ditanam. Tanpa pengaturan jarak elektroda grounding (pentanahan) yang tepat, bidang pengaruhnya akan berpotongan dan tahanan tidak akan menurun. Untuk membantu dalam memasang batang pentanahan yang akan memenuhi kebutuhan tahanan tertentu, maka dapat menggunakan tabel tahanan pentanahan di bawah ini. Ingatlah, ini hanya digunakan sebagai pedoman, karena tanah memiliki lapisan dan jarang yang sama (homogen). Nilai tahanan akan sangat berbeda-beda.

Tabel Tahanan Grounding (Pentanahan)

sistem grounding (pentanahan),Variabel Yang Mempengaruhi Sistem Grounding,elektroda sistem grounding (pentanahan),tahanan sistem grounding (pentanahan),Panjang/Kedalaman Elektroda Grounding (Pentanahan),Diameter Elektroda Grounding (Pentanahan),Tabel Tahanan Grounding (Pentanahan),Desain Sistem Grounding (Pentanahan),Gambar Desain Sistem Grounding (Pentanahan),menurunkan tahanan tanah,batang elektroda grounding (pentanahan),semen pentanahan (grounding cement),grounding (pentanahan),elektroda sistem grounding (pentanahan),elektroda pentanahan

Desain Sistem Grounding (Pentanahan)

Sistem grounding (pentanahan) sederhana terdiri dari satu elektroda grounding (pentanahan) yang dimasukkan ke tanah. Penggunaan satu elektroda pentanahan adalah hal yang umum dilakukan dalam grounding (pentanahan) dan bisa ditemukan di luar rumah atau tempat usaha perorangan lebih jelasnya perhatikan gambar berikut.

Gambar Desain Sistem Grounding (Pentanahan)

sistem grounding (pentanahan),Variabel Yang Mempengaruhi Sistem Grounding,elektroda sistem grounding (pentanahan),tahanan sistem grounding (pentanahan),Panjang/Kedalaman Elektroda Grounding (Pentanahan),Diameter Elektroda Grounding (Pentanahan),Tabel Tahanan Grounding (Pentanahan),Desain Sistem Grounding (Pentanahan),Gambar Desain Sistem Grounding (Pentanahan),menurunkan tahanan tanah,batang elektroda grounding (pentanahan),semen pentanahan (grounding cement),grounding (pentanahan),elektroda sistem grounding (pentanahan),elektroda pentanahan

Ada pula sistem grounding (pentanahan) kompleks terdiri dari banyak batang pentanahan yang terhubung, jaringan bertautan atau kisi-kisi, plat tanah, dan loop tanah. Sistem-sistem ini dipasang secara khusus di substasiun pembangkit listrik, kantor pusat, dan tempattempat menara seluler. Jaringan kompleks meningkatkan secara dramatis jumlah kontak dengan tanah sekitarnya dan menurunkan tahanan tanah.

Berbagi Artikel "Variabel Yang Mempengaruhi Sistem Grounding":

Artikel Terkait "Variabel Yang Mempengaruhi Sistem Grounding"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Variabel Yang Mempengaruhi Sistem Grounding" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Variabel Yang Mempengaruhi Sistem Grounding"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
5+9= (Plus)