Pengukuran Daya Rangkaian DC

Monday, June 11th 2012. | Pengujian, Percobaan, Tutorial

Daya pada rangkaian arus searah (DC, Direct Current) dapat diukur menggunakan alat ukur tegangan (Volt) dan alat ukur arus (Ampere) yang dihubungkan seperti pada gambar dibawah. Dalam pengukuran daya listrik arus searah (DC) perlu diperhatikan dan diperhitungkan rugi daya yang terjadi oleh penggunaan alat ukur pada rangkaian DC yang diukur.

Metode Pengukuran Daya Pada Rangkaian DC

Metode Pengukuran Daya Pada Rangkaian DC,mengukur daya rangkaian dc,daya pada rangkaian dc,pengukuran daya rangkaian dc,percobaan pengukuran daya dc,daya dc,daya dc rangkaian,alat ukur daya,intrument pengukuran daya dc,teori pengukuran daya,metode pengukuran daya,cara mengukur daya dc,menggunakan alat ukur daya,membaca daya,mengukur daya dc,pengertian daya dc,mengukur daya beban dc,pengukuran daya beban dc,pelajaran pengukuran daya,alat ukur daya dc,menggunakan alat ukur daya

Misalkan, bila beban adalah R, tegangan beban adalah V dan arus beban adalah I, sedangkan volt meter dan amper meter mempunyai tahanan dalam Rv dan Ra. Tegangan pada volt meter adalah Vv dan arus pada amper meter adalah Ia . Dengan mempergunakan rangkaian pada gambar diatas, akan didapatkan :

V_{v}=IR+IR_{a}     dimana     I_{a}=I

sehingga daya yang akan diukr adalah :

W=I^{2}R     sehingga menjadi     W=V_{v}I_{a}-I_{a}^{2}R_{a}

Dengan cara yang sama dari gambar rangkaian pengukuran daya rangkaian DC diatas maka besarnya daya adalah sebagai berikut :

W=VI=V_{v}I_{a}-\frac{V_{v}^{2}}{R_{v}}

Terdapat 2 (dua) cara dalam menghubungkan alat ukur dalam pengukuran daya pada rangkaian DC seperti ditunjukan pada gambar diatas. Pada gambar pertama ampere meter terhubung dengan beban dan volt meter. Sehingga volt meter tidak hanya mengukur tegangan pada beban, tetapi mengukur juga tegangan yang drop oleh ampere meter. Jika Ra adalah tahanan internal ampere meter maka drop tegangan yang terjadi pada ampere meter adalah.

V_{a}=IR_{a}

Konsumsi daya pada beban adalah :

V_{L}I=(V-V_{a})I=VI-V_{a}I=VI-I^{2}R_{a}

Pada gambar ke-dua pada gambar pengukuran daya diatas volt meter terhubung antara beban dan ampere meter. Maka ampere meter tidak hanya menunjukan pengukuran arus pada beban saja, tetapi juga menunjukan arus yang mengalir melalui volt meter sebagai berikut.

I_{v}=\frac{V}{R_{v}}

dimana Rv adalah resistansi internal pada volt meter. Sehingga daya beban adalah :

VI_{L}=V(I-I_{v})=V\left ( I-\frac{V}{R_{v}} \right )=VI-\frac{V^{2}}{R_{v}}

Dalam kedua kasus diatas, daya yang ditunjukkan oleh alat ukur atau instrumen sama dengan konsumsi daya pada beban ditambah konsumsi daya alat ukur. Untuk memperoleh besarnya daya pada beban, perlu dilakukan koreksi pada kerugian daya yang disebabkan oleh alat ukur. Dalam kondisi normal nilai kerugian daya pada alat ukur cukup kecil bila dibandingkan dengan daya beban. Bagaimanapun juga ampermeter dan voltmeter akan membebani rangkaian yang dapat menyebabkan kesalahan dalam pengukuran daya pada rangkaian DC.

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Pengukuran Daya Rangkaian DC" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Pengukuran Daya Rangkaian DC":

2 Komentar Untuk Artikel " Pengukuran Daya Rangkaian DC" »

  • istanto says:

    cara menurunkan arus 12 volt menjadi 6 volt tu gimana yahh Gan ……Lo bisa kasih tau bahan-bahannya aja deh Gan

    • Eldas says:

      untuk menurukan tegangan dari 12v ke 6 v dapat menggunakan regulator dengan zener 6 volt, coba search aja dimenu search, pernah saya tulis cara buat regulator tegangan dengan dioda zener

Buat Pesan Untuk Artikel "Pengukuran Daya Rangkaian DC"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
5+4= (Plus)