Transistor Efek Medan (FET, Field Effect Transistor)

Tuesday, March 6th 2012. | Komponen

Transistor efek medan (field-effect transistor = FET) mempunyai fungsi yang hampir sama dengan transistor bipolar. Meskipun demikian antara FET dan transistor bipolar terdapat beberapa perbedaan yang mendasar. Perbedaan utama antara kedua jenis transistor tersebut adalah bahwa dalam transistor bipolar arus output (IC) dikendalikan oleh arus input (IB). Sedangkan dalam FET arus output (ID) dikendalikan oleh tegangan input (VGS), karena arus input adalah nol. Sehingga resistansi input FET sangat besar, dalam orde puluhan megaohm.

Transistor efek medan,FET,field effect transistor,transistor FET,teori FET,teori transistor efek medan,definisi FET,definisi field effect transistor,pengertian transistor FET,karakteristik FET,jenis FET,keluarga FET,keunggulan FET

Disamping itu, FET lebih stabil terhadap temperatur dan konstruksinya lebih kecil serta pembuatannya lebih mudah dari transistor bipolar, sehingga amat bermanfaat untuk pembuatan keping rangkaian terpadu. FET bekerja atas aliran pembawa mayoritas saja, sehingga FET cenderung membangkitkan noise (desah) lebih kecil dari pada transistor bipolar.

Namun umumnya transistor bipolar lebih peka terhadap input atau dengan kata lain penguatannya lebih besar. Disamping itu transistor bipolar mempunyai linieritas yang lebih baik dan respon frekuensi yang lebih lebar.

Keluarga Transistor efek medan (field-effect transistor = FET) yang penting untuk diketaui adalah :

  • JFET (junction field-effect transistor)
  • MOSFET (metal-oxide semiconductor field-effect transistor).

Transistor efek medan (FET) jenis JFET dibagi dalam 2 tipe, yaitu JFET kanal-P dan JFET kanal-N.

Transistor efek medan (FET) tipe MOSFET dibagi dalam 2 jenis yaitu :

  • MOSFET tipe pengosongan (D-MOSFET = Depletion-mode metal-oxide semiconductor FET)
  • MOSFET tipe peningkatan (E-MOSFET = Enhancement-mode metal-oxide semiconductor FET).

Masing-masing tipe transistor efek medan (FET) jenis D-MOSFET dan E-MOSFET ini masih terbagi juga dalam kanal-P dan kanal-N.

Berbagi Artikel "Transistor Efek Medan (FET, Field Effect Transistor)":

Artikel Terkait "Transistor Efek Medan (FET, Field Effect Transistor)"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Transistor Efek Medan (FET, Field Effect Transistor)" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Transistor Efek Medan (FET, Field Effect Transistor)"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
3+9= (Plus)