Sistem Pengatur Nada (Tone Control) Setelah Penguat Tegangan

Saturday, October 13th 2012. | Teori Elektronika

Teknik pengaturan nada pada sistem audio dapat dilakukan sebelum dan setelah penguat tegangan. Penguat tegangan yang dimaksud pada bagian ini bukanlah power amplifier, tetapi penguat sinyal audio yang akan diproses untuk diberikan ke power amplifier. Artikel Definisi Dan Prinsip Kerja Pengatur Nada (Tone Control) sebelumnya merupakan sistem pengaturan nada yang dilakukan sebelum penguat tegangan. Pada sistem pengatur nada (tone control) yang dipasang setelah penguat tegangan dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar Rangkaian Pengatur Nada (Tone Kontrol) Dipasang Setelah Penguat

Gambar Rangkaian Pengatur Nada (Tone Kontrol) Dipasang Setelah Penguat,Rangkaian Pengatur Nada (Tone Kontrol)

Rangkaian pengatur nada pada gambar diatas dipasang setelah rangkaian penguat tegangan. Pada saat posisi pengatur nada Treble maksimum, frekuensi sinyal input dilimpahkan ke output melewati kondensator C1. Pada saat posisi pengatur nada Bass maksimum, frekuensi sinyal input rendah dihambat C2.

Rangkaian pengatur nada ada yang dilengkapi dengan rangkaian pengatur loudness,  High Filter dan low Filter yang dapat dijelaskan sebagai berikut :

Pengatur Loudness

Rangkaian loudness dipasang pada pengatur volume, loudness (kedalaman) akan mempunyai effek pada posisi lebih dari setengah pengaturan volume, sebab pada posisi pengaturan volume minimum sinyal dihambat oleh resistansi dari potensiometer pengatur volume.

Gambar Rangkaian Pengatur Loudness

Gambar Rangkaian Pengatur Loudness,Rangkaian Pengatur Loudness,Rangkaian Loudness,Loudness control

Pengatur High Filter

Rangkaian High Filter bekerja jika saklar ditekan, pada posisi tersebut kondensator C1 terhubung singkat. Frekuensi sinyal input yang tinggi langsung dihubungkan ke output.

Gambar Rangkaian Pengatur High Filter

Gambar Rangkaian Pengatur High Filter,Rangkaian Pengatur High Filter,filter nada tinggi,filter high tone

Pengatur Low Filter

Rangkaian low filter bekerja jika saklar ditekan. Pada posisi tersebut kondensator C1 terhubung singkat, frekuensi sinyal input yang rendah langsung dihubungkan ke output.

Gambar Rangkaian Pengatur Low Filter

Gambar Rangkaian Pengatur Low Filter,Rangkaian Pengatur Low Filter,filter nada rendah,saklar filter bass,low filter

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Sistem Pengatur Nada (Tone Control) Setelah Penguat Tegangan" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Sistem Pengatur Nada (Tone Control) Setelah Penguat Tegangan":

1 Komentar Untuk Artikel " Sistem Pengatur Nada (Tone Control) Setelah Penguat Tegangan" »

Buat Pesan Untuk Artikel "Sistem Pengatur Nada (Tone Control) Setelah Penguat Tegangan"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
5+8= (Plus)