Pengertian Tegangan Listrik / Beda Potensial (Voltage)

Friday, August 3rd 2012. | Teori Elektronika

Akan mudah menganalogikan aliran listrik dengan aliran air. Misalkan kita mempunyai 2 tabung yang dihubungkan dengan pipa seperti pada gambar berikut. Jika kedua tabung ditaruh di atas meja maka permukaan air pada kedua tabung akan sama dan dalam hal ini tidak ada aliran air dalam pipa. Jika salah satu tabung diangkat maka dengan sendirinya air akan mengalir dari tabung tersebut ke tabung yang lebih rendah. Makin tinggi tabung diangkat makin deras aliran air yang melalui pipa.

Ilustrasi Tegangan Listrik / Beda Potensial (Voltage)

Ilustrasi Tegangan Listrik / Beda Potensial (Voltage),Pengertian Tegangan Listrik / Beda Potensial (Voltage),tegangan listrik,pengertian tegangan listrik,definsi tegangan listrik,arti tegangan listrik,beda potensial,pengertian beda potensial,arti beda potensial,pengertian beda potensial,ilustrasi beda potensial,ilustrasi tegangan listrik,satuan tegangan listrik,voltage,pengertian voltage,volt,tegangan menentukan arus listrik,yang menentukan besarnya arus listrik,tegangan listrik,dasar tegangan listrik,memahami tegangan listrik,perbedan tegangan listrik

Terjadinya aliran tersebut dapat dipahami dengan konsep energi potensial. Tingginya tabung menunjukkan besarnya energi potensial yang dimiliki. Yang paling penting dalam hal ini adalah perbedaan tinggi kedua tabung yang sekaligus menentukan besarnya perbedaan potensial. Jadi semakin besar perbedaan potensialnya semakin deras aliran air dalam pipa.

Konsep yang sama akan berlaku untuk aliran elektron pada suatu penghantar. Yang menentukan seberapa besar arus yang mengalir adalah besarnya beda potensial (dinyatakan dengan satuan volt). Jadi untuk sebuah konduktor semakin besar beda potensial akan semakin besar pula arus yang mengalir.

Perlu dicatat bahwa beda potensial diukur antara ujung-ujung suatu konduktor. Namun kadang-kadang kita berbicara tentang potensial pada suatu titik tertentu. Dalam hal ini kita sebenarnya mengukur beda potensial pada titik tersebut terhadap suatu titik acuan tertentu. Sebagai standar titik acuan biasanya dipilih titik tanah (ground).

Lebih lanjut kita dapat menganalogikan sebuah baterai atau accu sebagai tabung air yang diangkat. Baterai ini mempunyai energi kimia yang siap diubah menjadi energi listrik. Jika baterai tidak digunakan, maka tidak ada energi yang dilepas, tapi perlu diingat bahwa potensial dari baterai tersebut ada di sana. Hampir semua baterai memberikan potensial (tepatnya electromotive force – e.m.f) yang hampir sama walaupun arus dialirkan dari baterai tersebut.

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Pengertian Tegangan Listrik / Beda Potensial (Voltage)" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Pengertian Tegangan Listrik / Beda Potensial (Voltage)":

Buat Pesan Untuk Artikel "Pengertian Tegangan Listrik / Beda Potensial (Voltage)"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
1+8= (Plus)