Loudspeaker

Thursday, May 31st 2012. | Audio, Teori Elektronika

Loudspeaker, speaker atau sistem speaker merupakan sebuah transduser elektroacoustical yang mengubah sinyal listrik ke bentuk getaran suara. Speaker adalah mesin pengubah terakhir atau kebalikan dari mikropon. Speaker membawa sinyal elektrik dan mengubahnya kembali menjadi vibrasi-vibrasi fisik untuk menghasilkan gelombang-gelombang suara.

Bentuk Fisik Loudspeaker

Loudspeaker,teori loudspeaker,contoh loudspeaker,prinsip kerja loudspeaker,dasar teori loudspeaker,bagian dasar loud speaker,pengertian loudspeaker,definisi loudspeaker,loudspeaker adalah,bentuk loudspeaker,resonansi loud speaker,jenis loudspeaker,speaker tweeter,speaker woofer,loudspeaker midrange,loudspeaker fullrange,loudspeaker horn,fungsi loudspeaker,sistem kerja loudspeaker.artikel loudspeaker,materi loud speaker,keterangan loudspeaker

Dasar Loudspeaker

Dalam loudspeaker terdapat sekat rongga (juga dikenal sebagai konus) tipis, membran agak kaku diletakkan ditengah-tengah magnet. Magnet menginduksi membran hingga bergetar, dan menghasikan suara. Membran ini juga terdapat pada headphone. Loudspeaker ini mengubah sinyal listrik menjadi getaran suara sehingga dapat didengar manusia. Secara singkat bagian yang terpenting dari loudspeaker adalah : Konus, Suspensi, Kumparan suara dan Magnet. Perubahan medan magnet di dalam speaker akan berinteraksi dengan medan konstan magnet yang menyebabkan kumparan bergerak sebagai reaksi akibat ada tidaknya arus. Konus ikut bergerak akibat kumparan suara bergerak sehingga pada udara sekitar konus akan terbentuk gelombang tekanan. Gelombang inilah yang terdengar sebagai bunyi.

Resonansi Loudspeaker

Loudspeaker jenis membran radiasi langsung harus ditonjolkan sehingga bebas untuk vibrasi. Tonjolan membran ini elastik, sehingga tidak menghalangi frekuensi resonansi dari susunan membran speaker. Frekuensi resonansi membran bebas ini menyimpangkan suara dengan merespon kekuatan sinyal mendekati frekuensi vibrasi asli. Perubahan respon isi frekuensi dalam istilah intensitas relatif harmonis dan perubahan timbre suara tidak seragam. Karena membran tidak teredam, hal ini cenderung menghasilkan ringing atau hangover dengan frekuensi sekitar resonansi. Jika frekuensi dalam cakupan bass, bass akan menjadi boomy.

Jenis Jenis Loudspeaker

  • Tweeter,  adalah jenis loudspeaker yang dibuat khusus untuk reproduksi suara berfrekuensi tinggi (nada treble). loudspeaker jenis ini tidak membutuhkan ruang resonansi belakang.
  • Midrange, adalah jenis loudspeaker yang dibuat khusus unuk mereproduksi sinyal audio dengan nada menengah (nada midle).
  • Woofer, adalah jenis loudspeaker yang dibuat khusus untuk mereproduksi sinyal audio dengan nada rendah (nada bass). Loudspeaker jenis ini membutuhkan ruang resonangsi belakang yan cukup.
  • Fullrange, adalah jenis loudspeaker yang mampu mereproduksi sinyal audio pada semua range frekuensi audio.
  • Horn, adalah jenis loudspeaker yang dibuat khusus untuk mereproduksi sinyal audio pada range frekuensi vokal manusia.
Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Loudspeaker" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Loudspeaker":

Buat Pesan Untuk Artikel "Loudspeaker"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
2+6= (Plus)