Detektor Beda Fasa Dengan Op-Amp

Friday, July 13th 2012. | Rangkaian, Teori Elektronika

Detektor beda fasa dapat dibuat menggunakan rangkaian komparator dari operasional amplifier (Op-Amp). Pada dasarnya detektor beda fasa dengan komparator dari Op-Amp adalah membandingkan 2 buah sinyal AC yang diberikan memalui jalur input inverting dan non-inverting. Rangkaian detektor beda fasa menggunakan komparator dari operasinal amplifier (Op-Amp) pada gambar dibawah dibuat dengan IC 741 yang disupply dengan sumber tegangan DC simetris ± 9 volt. Rangkaian dasar dari detektor beda fasa menggunakan komparator Op-Amp dapat dilihat pada gambar berikut.

Rangkaian Detektor Beda Fasa Dengan Op-Amp

Rangkaian Detektor Beda Fasa Dengan Op-Amp,detektor beda fasa,alat sebagai detektor beda fasa,mendeteksi beda fasa,rangkaian detektor beda fasa,skema detektor beda fasa,teori detektor beda fasa,definsi detektor beda fasa,artikel detektor beda fasa,membuat detektor beda fasa,fungsi detektor beda fasa,analisa detektor beda fasa,pendeteksian fasa sinyal,mendeteksi fasa sinyal AC,mengukur beda fasa tegangan AC,mengetahui beda fasa tegangan AC

Proses mendeteksi beda fasa dengan rangkaian komparator seperti pada gambar diatas berlaku untuk 2 buah sinyal dengan bentuk gelombang AC bukan kotak. Dalam mendeteksi beda fasa dari suatu isyarat atau sinyal dengan gelombang AC, kedua sinyal tersebut diberikan ke rangkaian komparator pada jalur masukan yang berbeda. 1 isyarat diberikan ke jalur inverting dan isyarat yang lain diberikan ke jalur non-inverting.

Proses pendetesian beda fasa sinyal dengan bentuk gelombang sinus oleh rangkaian detektor beda fasa pada gambar diatas adalah.

Dengan V1 dan V2 diberikan isyarat gelombang sinus yang berbeda maka komparator Op-AMp 741 akan membandingkan kedua sinyal tersebut. Apabila kedua sinyal yang diberikan ke rangkaian komparator tersebut berlawanan fasa, maka pada kedua jalur input komparator akan muncul tegangan diferensial. Dan keluaran komparatoa akan berubah mejadi +Vcc atau -Vcc sesuai kondisi tegangan jenuh (Vj) komparator. Apabila tegangan jenuh (Vj) lebih posistif dari level tegangan pada jalur input V2, maka output komparator akan mendekati – Vcc dan pada saat tegangan jenuh (Vj) lebih negatif dari V2, maka output komparator akan mendekati +Vcc. Kemudian apabila kedua sinyal input pada jalur V1 dan V2 sefasa maka output komparator akan 0 volt.

Gambar Sinyal Input Dan Output Rangkaian Detektor Beda Fasa Dengan Op-Amp

Gambar Sinyal Input Dan Output Rangkaian Detektor Be,output detektor beda fasa,da Fasa Dengan Op-Amp,menggunakan detektor beda fasa,sinyal input detektor beda fasa,bentuk output detektor beda fasa,aplikasi detektor beda fasa,detektor beda fasa dengan OP-Amp,detektor beda fasa dengan komparator,proses deteksi beda fasa,prinsip kerja detektor beda fasa

Dari gambar spektrum sinyal input dan output pada rangkaian detektor beda fasa diatas dapat lebih dipahami tentang proses pendeteksian beda fasa 2 buah sinyal AC yang diberikan ke jalur input V1 dan V2 rangkaian detektor beda fasa diatas.

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Detektor Beda Fasa Dengan Op-Amp" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Detektor Beda Fasa Dengan Op-Amp":

Buat Pesan Untuk Artikel "Detektor Beda Fasa Dengan Op-Amp"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
1+6= (Plus)