Definisi Dan Prinsip Kerja Induktor

Thursday, August 2nd 2012. | Teori Elektronika

Jika seutas kawat tembaga diberi aliran listrik, maka di sekeliling kawat tembaga akan terbentuk medan listrik. Dengan aturan tangan kanan dapat diketahui arah medan listrik terhadap arah arus listrik. Caranya sederhana yaitu dengan mengacungkan jari jempol tangan kanan sedangkan keempat jari lain menggenggam. Arah jempol adalah arah arus dan arah ke empat jari lain adalah arah medan listrik yang mengitarinya.

Hukum Tangan Kanan

Definisi Dan Prinsip Kerja Induktor,Hukum Tangan Kanan,teori induktor,definisi induktor,prinsip kerja induktor,pengertian induktor,mengetahui medan magnet induktor,arah medan magnet induktor,aplikasi induktor,fungsi induktor,karakteristik induktor,sifat induktor,arus listrik pada induktor,arah flux,electronic flux,emf,magnetic flux,electromotive force,selenoid,pengertian selenoid,aplikasi selenoid,karakter induktor,sifat selenoid,lenz,induktansi induktor,arah induktansi,medan magnet induktor,arah medan magnet induktor,membuat induktor,menentukan arah medan induktor,menggunakan hukumm tangan kanan

Jika arah arusnya berlawanan, kedua kawat tembaga tersebut saling menjauh. Tetapi jika arah arusnya sama ternyata keduanya berdekatan saling tarikmenarik. Hal ini terjadi karena adanya induksi medan listrik. Dikenal medan listrik dengan simbol B dan satuannya Tesla (T). Besar akumulasi medan listrik B pada suatu luas area A tertentu difenisikan sebagai besar magnetic flux. Simbol yang biasa digunakan untuk menunjukkan besar magnetic flux ini adalah Φ dan satuannya Weber (Wb = T.m2). Secara matematis besarnya adalah :

\phi =BA

Lalu bagaimana jika kawat tembaga itu dililitkan membentuk koil atau kumparan. Jika kumparan tersebut dialiri listrik maka tiap lilitan akan saling menginduksi satu dengan yang lainnya. Medan listrik yang terbentuk akan segaris dan saling menguatkan. Komponen yang seperti inilah yang dikenal dengan induktor selenoid.

Dari teori medan, dibuktikan bahwa induktor adalah komponen yang dapat menyimpan energi magnetik. Energi ini direpresentasikan dengan adanya tegangan emf (electromotive force) jika induktor dialiri listrik. Secara matematis tegangan emf ditulis :

E=-L\frac{di}{dt}

Jika dibandingkan dengan rumus hukum Ohm V=RI, maka kelihatan ada kesamaan rumus. Jika R disebut resistansi dari resistor dan V adalah besar tegangan jepit jika resistor dialiri listrik sebesar I. Maka L adalah induktansi dari induktor dan E adalah tegangan yang timbul jika induktor dilairi listrik. Tegangan emf di sini adalah respon terhadap perubahan arus fungsi dari waktu terlihat dari rumus di/dt. Sedangkan bilangan negatif sesuai dengan hukum Lenz yang mengatakan efek induksi cenderung melawan perubahan yang menyebabkannya. Hubungan antara emf dan arus inilah yang disebut dengan induktansi, dan satuan yang digunakan adalah (H) Henry.

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Definisi Dan Prinsip Kerja Induktor" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Definisi Dan Prinsip Kerja Induktor":

1 Komentar Untuk Artikel " Definisi Dan Prinsip Kerja Induktor" »

Buat Pesan Untuk Artikel "Definisi Dan Prinsip Kerja Induktor"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
3+7= (Plus)