Besaran Elektronika

Sunday, June 10th 2012. | Teori Elektronika

Untuk mempelajari suatu sistem termasuk elektronika pertamatama perlu mengetahui besarannya, sistem satuan, simbol dan singkatan yang dipakai untuk besaran tersebut. Umumnya menggunakan sistem satuan SI (system International). Besaran-besaran elektronika yang sering dipergunakan atau dinyatakan berikut notasi dan satuannya dalam teknik elektronika dapat diuraikan sebagai berikut.

  • Muatan listrik merupakan muatan satu elektron dinyatakan dalam notasi (Q) dengan satuan coulomb (C) yang bernilai sebgai berikut. Q_{e}=-1,602*10^{-19}C
  • Gaya Listrik dinayatakan dalam notasi (F) dengan satuan newton (N).
  • Medan Listrik dinotasikan dengan (E) dan satuan Volt/meter (V/m) atau Newton/Coulomb (N/C).
  • Energi dinotasikan dengan (W) dan satuan kWh (Kilo Watt Jam) atau joule.
  • Beda Pontesial (beda tegangan) dinotasikan sebagai (V) dengan satuan volt (V).
  • Arus listrik dinotasikan dengan (I) dalam satuan ampere (A) atau Coulomb/detik (C/s). Arus listrik pada dasarnya adalah perpindahan muatan dalam satu satuan waktu sebagai berikut. I=\frac{dq}{dt}
  • Daya dinotasikan dengan Power (P) dalam satuan watt (W) atau Joule/detik (J/s).
  • Medan Magnet induksi dinotasikan sebagai (B) dengan satuan (T).
  • Fluks magnetik dinotasikan sebgai (Φ) dengan satuan (Wb).

Beberapa besaran elektronika diatas dapat digambarkan seperti berikut :

Besaran Elektronika

Besaran Elektronika,satuan elektronika,satuan dasar elektronika,besaran dasar elektronika,definisi besaran elektronika,pengertian besaran elektronika,teori besaran elektronika,besaran listrik,nilai besaran listrik,jenis besaran listrik,contoh besaran elektronika,sistem satuan,sistem internasional,sistem satuan elektronika,sistem satuai internasional,sistem si,besaran internasional,satuan besaran listrik

Untuk menganalisa suatu sistem elektronika dapat dilakukan dengan analisa DC (direct current), analisa AC (alternating current), analisa transient dan analisa frekuensi domain. Analisa rangkaian DC berkaitan dengan besaran arus dan tegangan konstan, terutama digunakan untuk pemberian tegangan (pembiasan) pada suatu komponen elektronika. Sedangkan analisa rangkaian AC berkaitan dengan sinyal arus dan tegangan yang bervariasi terhadap waktu dengan nilai rata-ratanya terhadap waktu sama dengan nol. Besaran listrik AC dengan nilai rata-rata bukan nol juga penting, terutama pada saat pembahasan filter.

Pembawa muatan negatif adalah elektron, masing-masing muatan yang dibawa adalah sebesarn 1,602 x 10-19 C. Kuat arus 1 A adalah perpindahan muatan sebesar 1 C tiap detik, atau ada perpindahan elektron sebanyak 6,24 x 1018 elektron tiap detiknya.

Perhatikan bahwa kita mengalami kesukaran mengukur arus listrik sebesar 1 pA, padahal pada arus listrik sebesar itu terdapat lebih dari 6 juta elektron yang berpindah tiap detiknya.

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Besaran Elektronika" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Besaran Elektronika":

Buat Pesan Untuk Artikel "Besaran Elektronika"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
4+8= (Plus)