Atom Dan Terjadinya Arus Listrik

Wednesday, December 28th 2011. | Teori Elektronika

Setiap benda terdiri dari molekul-molekul dimana dalam pergerakannya secara kimia merupakan gabungan atom-atom yang konstan. Seperti pada gambar dibawah, elektron-elektron bergerak dengan cepat disekitar inti atom, mengelilingi orbitnya, seperti bumi dan planet-planet yang mengitari matahari. Hanya sejumlah elektron tertentu yang dapat keluar orbitnya (K: 2, L: 8, M: 18, . . .) dan setiap elemen memiliki karakter jumlah elektron (contoh. hydrogen 1, carbon 6, oxygen 8,…).

Gambar Model Hubungan Atom

teori atom,atom dan arus listrik,hubungan atom dan arus listrik,terjadinya arus listrik,conductor,nonconductor,semiconductor,isolator,bahan konduktor,bahan isolator,bahan semikonduktor,muatan arus listrik,partikel atom,inti atom,orbit atom,atom hidrogen,model atom,model hubungan atom

Umumnya inti atom memiliki muatan listrik positif (+) dan elektron memiliki muatan listrik negati (-) dan keduanya memiliki sifat saling tarik menarik satu sama lainnya sehingga atom menjadi netral (jumlah muatan positif = jumlah muatan negatif). Dikarenakan gaya tarik menarik dari inti atom terhadap elektron yang berada diluar orbit (valence electron) atau yang paling lemah, maka elektron tersebut mudah lepas dari orbitnya karena pengaruh luar (seperti panas, kelistrikan, cahaya dsb.) sehingga bisa pindah ke orbit lainnya, Elektron-elektron yang keluar dari orbit tersebut disebut dengan elektron bebas, dan merupakan inti dari listrik. Perpindahan elektron bebas tersebut selanjutnya menjadi arus listrik. Jadi pergerakan elektron bebas ini merupakan aliran arus listrik.

Conductor & Non-Conductor

Bila material kelistrikan dikelompokkan, maka akan terdapat tiga kelompok yaitu; Conductor yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik, Nonconductor yaitu meterial yang tidak menghatarkan listrik dan Semiconductor merupakan material yang memliki daya hantar menengah yaitu diantara conductor dan nonconductor. Karakteristiknya ditentukan oleh konfigurasi elektronik berdasarkan struktur material atom.

1. Conductor:

Conductor dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Banyak logam yang dapat menghantarkan arus listrik dan elektron dengan baik. Urutan conductor dari yang paling baik adalah sebagai berikut:
perak, tembaga, emas, aluminium, tungsten, seng, nickel dll.

2. Nonconductor:

Nonconductor tidak dapat menghantarkan arus listrik. Nonconductor disebut juga dengan isolator karena electron bebas tidak mudah dialirkan oleh material tersebut seperti; keramik, gelas, karet, plastik, kayu, dll.

3. Semiconductor:

Semiconductor memiliki karakteristik menengah diantara conductor dan nonconductor. Yang termasuk material semiconductor adalah; silicon (Si), germanium (Ge), selenium (Se) dan sebagainya, yang banyak digunakan pada komponen electronic.

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Atom Dan Terjadinya Arus Listrik" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Atom Dan Terjadinya Arus Listrik":

3 Komentar Untuk Artikel " Atom Dan Terjadinya Arus Listrik" »

Buat Pesan Untuk Artikel "Atom Dan Terjadinya Arus Listrik"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
1+5= (Plus)