Oscilator Pierce

Sunday, September 21st 2014. | Rangkaian

Osilator Pierce merupakan salah satu oscilator yang menggunakan kristal sebagai rangkaian tangki (tank circuit). Pada osilator pierce rangkaian tangki (tank circuit) menggunakan kristal yang dipasang sebagai rangkaian resonansi paralel bersama kapasitor. Oscilator pierce merupakan modifikasi dari osilator Colpitts, dimana induktor diganti dengan sebuah kristal sebagai rangkaian tangki (tank circuit). Rangkaian oscilator pierce dibangun menggunakan rangkaian penguat transistor 1 tingkat dengan konfigurasi common-emitor. Berikut adalah gambar rangkaian oscilator pierce menggunakan kristal.

Rangkaian Oscilator Pierce Dengan Kristal

oscilator pierce,rangkaian oscilator pierce,skema oscilator pierce,oscilator pierce kristal,rangkaian tangki oscilator pierce,dasar oscilator pierce,prinsip kerja oscilator pierce,tank circuit oscilator pierce,resonansi paralel pierce,resonansi paralel kristal,bias oscilator pierce

Pada rangkaian oscilator pierce diatas tegangan bias basis transistor diberikan melalui R1 dan R2 kemudian bias kolektor diberikan melalui R3. Rangkaian tangki (tank circuit) oscilator pierce di bangun oleh Y1, C1 dan C2 kemudian jaringan umpan balik oscilator menggunakan kapasitor C3.

Pada saat sumber tegangan DC diberikan ke rangkaian oscilator pierce diatas, arus bias basis mengalir melalui R1 dan bias kolektor melalui R3. Pada saat yang sama C3 melalukan pengisian hingga penuh dan begitu juga dengan C1. Kemudian transistor konduk dan C3 melakukan pengosongan muatan dan terjadi perubahan polaritas pada C2 dan kristal mendapat sinyal umpan balik sehingga rangkaian tangki (tank circuit) bekerja dengan frekuensi resonansi sesuai frekuensi resonansi kristal 3,58MHz.

Pengoperasian osilator Pierce didasarkan pada jaringan umpan balik yang dipasang dari kolektor ke basis melalui C1 dan C2. Kemudian transistor memberikan kombinasi pergeseran fase sebesar 180°. Keluaran dari rangkiaan transistor common-emitor mengalami pembalikan bertujuan agar sefase atau sebagai umpan balik regeneratif. Nilai C1 dan C2 menentukan besarnya tegangan umpan balik. Sekitar 10 – 50 % dari keluaran dikirim kembali sebagai umpan balik untuk memberikan energi kembali ke kristal. Jika kristal mendapatkan energi yang tepat, frekuensi resonansi yang dihasilkan akan sangat tajam. Kristal akan bergetar pada selang frekuensi yang sangat sempit. Sinyal output rangkaian oscilator pierce ini memiliki frekuensi sangat stabil dan tidak melebar.

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Oscilator Pierce" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "Oscilator Pierce":

Buat Pesan Untuk Artikel "Oscilator Pierce"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
0+4= (Plus)