Prinsip Kerja Field Oriented Control (FOC)

Monday, August 13th 2012. | Teori Elektronika

Field Oriented Control (FOC) adalah suatu metode pengaturan medan pada motor AC, di mana dari sistem coupled diubah menjadi sistem decoupled. Dengan sistem ini arus penguatan dan arus beban motor dapat dikontrol secara terpisah, dengan demikian torsi dan fluksi juga dapat diatur secara terpisah, seperti halnya motor DC.

Pada Pengaturan ini, kecepatan dari motor dimonitor oleh suatu sensor, bisa juga menggunakan tachometer. Kecepatan motor diumpan balikkan kemudian dibandingkan dengan kecepatan referensi oleh suatu komparator. Bila ada error, kemudian error tersebut menjadi input dari kontroller. Selanjutnya kontroller memberikan sinyal kepada sistem FOC, yang akan diteruskan ke rangkaian penyalaan dari inverter untuk mengubah tegangan dan arus motor, sehingga diperoleh suatu torsi yang diinginkan. Perubahan torsi ini akan mengubah kecepatan motor sehingga bisa mendekati kecepatan referensi.

Diagram Blok Sistem Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Dengan FOC

Prinsip Kerja Field Oriented Control,Diagram Blok Sistem Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Dengan FOC,Field Oriented Control,Field Oriented Control (FOC),pengertian Field Oriented Control (FOC),definisi Field Oriented Control (FOC),pengeturan kecepatan dengan Field Oriented Control (FOC),kontrol Field Oriented Control (FOC),teori Field Oriented Control (FOC),kendali motor Field Oriented Control (FOC),kontrol motor AC dengan Field Oriented Control (FOC),metode Field Oriented Control (FOC),rumus Field Oriented Control (FOC),prinsip kerja Field Oriented Control (FOC),sistem kerja Field Oriented Control (FOC),karakteristik Field Oriented Control (FOC),diagram blok kontrol Field Oriented Control (FOC)

Dilihat dari skema atau diagram blok sistem pengaturan kecepatan motor induksi dengan FOC (Field Oriented Control), inverter beroperasi sebagai sumber arus tiga fasa yang kemudian akan menjadi sumber yang akan menggerakkan motor induksi tiga fasa.

Fluks rotor dan torsi dapat dikontrol secara terpisah oleh arus stator direct-axis (ids)) dan arus quadratur-axis (iqs), secara berurutan. Besar arus quadratur-axis referensi (i*qs) dapat dihitung dengan torsi referensi Te* menggunakan persamaan berikut,

i^{*}_{qs}=\frac{2}{3}\cdot \frac{2}{P}\cdot \frac{L_{r}}{L_{m}}\cdot \frac{T^{*}_{e}}{\lambda^{*}_{r}}

Dengan Lr adalah induktansi rotor, Lm adalah induktansi mutual, dan λr adalah fluks linkage rotor estimasi, yang diperoleh dari persamaan berikut,

\lambda _{r}=\frac{L_{m}i_{ds}}{1+\tau _{r}S}

dengan \tau _{r}=\frac{L_{r}}{R_{r}} adalah konstanta waktu rotor.

Besarnya arus direct-axis stator referensi i*qs adalah tergantung dari input fluks referensi λ*r , yaitu

i^{*}_{ds}=\frac{\lambda ^{*}}{L_{m}}

Sudut fluks rotor θe untuk transformasi koordinat diperoleh dari perhitungan antara kecepatan putaran rotor ωm dan kecepatan slip ωsl, dengan persamaan,

\theta _{e}=\int (\omega _{m}+\omega _{sl})dt

Kecepatan slip diperoleh dari perhitungan arus stator referensi i*qs dengan parameter motor,

\omega _{sl}=\frac{L_{m}}{\lambda ^{*}_{r}}\cdot \frac{R_{r}}{L_{r}}\cdot i^{*}_{qs}

Arus referensi i*qs dan i*ds dikonversi ke dalam arus sefasa referensi i*as, i*bs, i*cs yang akan menjadi input regulator arus. Kemudian regulator arus akan memproses arus fasa referensi menjadi sinyal pemicuan yang akan mengontrol inverter.

Berbagi Artikel "Prinsip Kerja Field Oriented Control (FOC)":

Artikel Terkait "Prinsip Kerja Field Oriented Control (FOC)"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Prinsip Kerja Field Oriented Control (FOC)" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Prinsip Kerja Field Oriented Control (FOC)"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
4+3= (Plus)