Pembuatan (Pabrikasi) Transistor

Thursday, May 3rd 2012. | Komponen, Teori Elektronika

Terdapat dua jenis kontruksi dasar transistor bipolar, yaitu jenis n-p-n dan jenis p-n-p. Untuk jenis n-p-n, transistor bipolar terbuat dari lapisan tipis semikonduktor tipe-p dengan tingkat doping yang relatif rendah, yang diapit oleh dua lapisan semikonduktor tipe-n. Karena alasan sejarah pembuatannya, bagian di tengah disebut “basis” (base), salah satu bagian tipe-n (biasanya mempunyai dimensi yang kecil) disebut “emitor” (emitter) dan yang lainya sebagai “kolektor” (collector).

Susunan Lapisan Dan Simbol Transistor

Konstruksi Transistor Bipolar,simbol transistor,transistor npn,transistor pnp,pembuatan transistor,struktur transistor,bahan transistor,cara buat transistor,teori pembuatan transistor,pabrikasi transistor,struktur transistor,elemen transistor,fungsi transistor,fungsi transistor bipolar,gamabr konstruksi transistor

Tanda panah pada gambar diatas menunjukkan kaki emitor dan titik dari material tipe-p ke material tipe-n. Perhatikan bahwa untuk jenis n-p-n, transistor terdiri dari dua sambungan p-n yang berperilaku seperti diode. Setiap diode dapat diberi bias maju atau dibias mundur, sehingga transistor dapat memiliki empat modus pengoperasian. Salah satu modus yang banyak digunakan disebut “modus normal”, yaitu sambungan emitor-basis berbias maju dan sambungan kolektor-basis berbias mundur. Modus ini juga sering disebut sebagai pengoperasian transistor pada “daerah aktif”.

Proses Pembuatan (Pabrikasi) Transistor

Pembuatan (pabrikasi) transistor bipolar dapat dilakukan dengan dua teknik, yaitu struktur transistor-alloy melalui difusi dan struktur transistor planar. Gambar dibawah menunjukkan struktur transistoralloy n-p-n. Kolektor terbuat dari chip semikonduktor tipe-n dengan ketebalan kurang dari 1 mm2. Daerah basis dibuat dengan proses difusi kemudian dibuat kontak logam untuk dihubungkan dengan kaki basis. Daerah emitor dibuat dengan teknik alloy pada daerah basis. Sebagai hasilnya berupa sebuah pasangan sambungan p-n yang dipisahkan oleh daerah basis kira-kira setebal kertas.

Untuk struktur planar, suatu lapisan tipe-n dengan tingkat doping rendah ditumbuhkan di atas substrat n+ (tanda + menunjukkan tingkat doping sangat tinggi). Setelah melalui proses oksidasi pada permukaan, sebuah jendela (window) dibuka dengan proses penggerusan (etching) dan suatu pengotor (p) dimasukkan ke kristal dengan proses difusi untuk membentuk sambungan (junction). Sekali lagi setelah melalui reoksidasi, sebuah jendela kecil dibuka untuk proses difusi pembentukan daerah emitor (n).

Sambungan Transistor Bipolar NPN

Sambungan Transistor Bipolar NPN,konstruksi Sambungan Transistor Bipolar NPN,bentuk planar,betuk alloy,transistor planar,transistor alloy,pembuatan transistor,pabrikasi transistor,susunan transistor

Secara konvensional simbol transistor n-p-n diperlihatkan pada gambar diatas dilengkapi dengan tanda panah pada emitor yang menunjukkan aliran muatan positif. Walaupun sebuah transistor n-p-n akan bekerja dengan kedua daerah n dapat berfungsi sebagai emitor, namun karena kedua daerah mempunyai tingkat doping dan geometri yang berbeda, maka daerah n yang dimaksud harus diberi label.

Berbagi Artikel "Pembuatan (Pabrikasi) Transistor":

Artikel Terkait "Pembuatan (Pabrikasi) Transistor"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Pembuatan (Pabrikasi) Transistor" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Pembuatan (Pabrikasi) Transistor"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
2+5= (Plus)