Oscilator Hartley

Monday, February 2nd 2015. | Rangkaian

Osilator Hartley merupakan oscilator yang banyak digunakan pada rangkaian penerima radio AM dan FM. Frekuensi resonansi ditentukan oleh harga T1 dan C1. Kapasitor C2 berfungsi sebagai kopling AC rangkaian tank circuit LC ke basis Q1 . Tegangan bias Q1 diberikan melalui resistor R2 dan R1. Kapasitor C4 sebagai kopling jaringan umpan balik output oscilator hartley dengan rangkaian input melalui tank circuit T1. Kumparan RF (L1) merupakan pull up tegangan dan untuk menahan sinyal AC agar tidak mempengaruhi rangkaian catu daya. Q1 pada rangkaian osciolator hartley dibawah merupakan transistor tipe n-p-n dengan konfigurasi common emitor. Untuk lebih detil dapat dilihat pada rangkaian oscilator hartley berikut.

Rangkaian Oscilator Hartley

Rangkaian Oscilator Hartley,oscilator hartleyt,teori oscilator hartley,prinsip kerja oscilator hartley,tank circuit hartley,dasat rangkaian oscilator hartley,fungsi oscilator hartley,aplikasi oscilator hartley,contoh oscilator hartley,frekuensi oscilator hartley,frekuenso resonansi oscilator hartley,feedback oscilator hartley

Pada saat rangkaian oscilator hartley diatas diberikan sumber tegangan DC untuk pertama kali, tegangan DC mengalir ke kolektor melalui L1 dan C4 termuati, pada saat yang sama basis medapat bias maju memalui R2 sehingga transistor Q1 konduk dan tegangan pada kolektor dialirkan ke ground melalui emitor dan R1.  Pada awalnya IE, IB dan IC mengalir pada Q1. Dengan IC mengalir lewat L1, tegangan kolektor mengalami penurunan. Tegangan ke arah negatif ini diberikan pada bagian bawah T1 oleh kapasitor C4. Ini mengakibatkan arus mengalir pada kumparan bawah. Elektromagnet pada T1 akan membesar di sekitar kumparan. Ini akan memotong kumparan bagian atas T1 dan memberikan tegangan positif untuk mengisi kapasitor C1. Tegangan ini kemudian diberikan pada Q1 melalui C2. Q1 akhirnya sampai pada titik jenuh dan mengakibatkan terjadinya perubahan pada VC . Medan di bagian bawah T1 akan dengan cepat habis dan mengakibatkan terjadinya perubahan polaritas tegangan pada bagian atas. Keping C1 bagian atas sekarang menjadi negatif sedangkan bagian bawah menjadi positif.

Muatan C1 yang telah terakumulasi akan mulai dikosongkan melalui T1 pada proses rangkaian tangki (tank circuit). Tegangan negatif pada bagian atas C1 menyebabkan Q1 berubah ke negatif menuju cutoff. Selanjutnya ini akan mengakibatkan VC membesar dengan cepat. Tegangan ke arah positif kemudian ditransfer ke bagian bawah T1 oleh C4, sebagai jaringan umpan balik. Tegangan ini akan tertambahkan pada tegangan C1 . Perubahan pada VC berangsur-angsur berhenti, dan tidak ada tegangan yang diumpanbalikan melalui C4. C1 telah sepenuhnya dikosongkan. Medan magnet di bagian bawah L1 kemudian menghilang. C1 kemudian termuati lagi, dengan bagian bawah berpolaritas positif dan bagian atas negatif. Q1 kemudian berkonduksi lagi. Proses ini akan berulang terus. Rangkaian tangki oscilator menghasilkan gelombang kontinyu dimana hilangnya muatan rangkaian tangki oscilator dipenuhi lagi melalui jaringan umpan balik C1.

Sifat khusus osilator Hartley adalah adanya tapped coil. Sehingga sejumlah variasi rangkaian dimungkinkan pada rangkaian oscilator hartley. Kumparan mungkin dapat dipasang seri dengan kolektor. Variasi ini biasa disebut sebagai oscilator Series-fed Hartley. Rangkaian seperti pada gambar diatas termasuk oscilator Shunt-fed Hartley.

Berbagi Artikel "Oscilator Hartley":

Artikel Terkait "Oscilator Hartley"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Oscilator Hartley" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Oscilator Hartley"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
3+3= (Plus)