Model Dasar Jaringan Syaraf Tiruan

Friday, November 6th 2015. | Teori Elektronika

Mengadopsi esensi dasar dari system syaraf biologi, syaraf tiruan digambarkan sebagai berikut : Menerima input atau masukan (baik dari data yang dimasukkan atau dari output sel syaraf pada jaringan syaraf. Setiap input datang melalui suatu koneksi atau hubungan yang mempunyai sebuah bobot (weight). Setiap sel syaraf mempunyai sebuah nilai ambang. Jumlah bobot dari input dan dikurangi dengan nilai ambang kemudian akan mendapatkan suatu aktivasi dari sel syaraf (post synaptic potential, PSP, dari sel syaraf). Signal aktivasi kemudian menjadi fungsi aktivasi / fungsi transfer untuk menghasilkan output dari sel syaraf.

Jika tahapan fungsi aktivasi digunakan (output sel syaraf = 0 jika input <0 dan 1 jika input >= 0) maka tindakan sel syaraf sama dengan sel syaraf biologi yang dijelaskan diatas (pengurangan nilai ambang dari jumlah bobot dan membandingkan dengan 0 adalah sama dengan membandingkan jumlah bobot dengan nilai ambang). Biasanya tahapan fungsi jarang digunakan dalan Jaringan Syaraf Tiruan. Fungsi aktivasi dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar Fungsi Aktifasi Jaringan Syaraf Tiruan

Model Dasar Jaringan Syaraf Tiruan,system syaraf biologi,syaraf tiruan,jaringan syaraf,sel syara,dasar JST,model dasra JST,model dasar AI,model dasar artificial intelegent,aktivasi sel syaraf,model dasar sel saraf tiruan,fungsi aktivasi JST,fungsi transfer JST,output dari sel syaraf JST,Jaringan Syaraf Tiruan,Fungsi Aktifasi Jaringan Syaraf Tiruan,syaraf motorik JST,prediksi JST,signal kontrol JST,neuron JST,fungsi aktivasi,sel syaraf atau neuron

Bagaimana sel syaraf saling berhubungan? Jika suatu jaringan ingin digunakan untuk berbagai keperluan maka harus memiliki input (akan membawa nilai dari suatu variabel dari luar) dan output (dari prediksi atau signal kontrol). Input dan output sesuai dengan sensor dan syaraf motorik seperti signal datang dari mata kemudian diteruskan ke tangan, Dalam hal ini terdapat sel syaraf atau neuron pada lapisan tersembunyi berperan pada jaringan ini. Input, lapisan tersembunyi dan output sel syaraf diperlukan untuk saling terhubung satu sama lain.

Berbagi Artikel "Model Dasar Jaringan Syaraf Tiruan":

Artikel Terkait "Model Dasar Jaringan Syaraf Tiruan"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Model Dasar Jaringan Syaraf Tiruan" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Model Dasar Jaringan Syaraf Tiruan"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
3+5= (Plus)