Metode PWM Driver Motor DC Dengan IC 555

Friday, June 22nd 2012. | Artikel Elektronika, Percobaan, Rangkaian

Metode dalam pengaturan kecepatan putaran motor DC salah satunya yang populer adalah dengan teknik PWM (Pulse Width Modulation). Dengan metode PWM ini motor DC diberikan sumber tegangan yang stabil dengan frekuensi kerja yang sama tetapi ton duty cycle pulsa kontrol kecepatan motor DC yang bervariasi. Konsep PWM pada driver motor DC adalah mengatu lebar sisi positif dan negatif pulsa kontrol pada frekuensi kerja yang tetap. Semakin lebar sisi pulsa positif maka semakin tinggin kecepatan putaran motor DC dan semakin lebar sisi pulsa negatif maka semakin rendah kecepatan putaran motor DC. Metode PWM pada driver motor DC secara singkat dapat dijelaskan menggunakan rangkaian driver motor DC satu arah dengan kontrol PWM menggunakan IC NE555 seperti pada gambar rangkaian dibawah.

Rangkaian Driver Motor DC PWM Dengan IC 555

Rangkaian Driver Motor DC PWM Dengan IC 555,teori driver PWM,teknik PWM,dasr teori kontrol PWM,lebar pulsa PWM,mengatur pulsa PWM,mengatur kecepatan motor DC,rangkaian kontrol motor DC,rangkaian pengatur kecepatan motor DC PWM,kontrol PWM motor DC,skema kontrol kecepatan motor DC,kontrol PWM dengan IC 555,membuat pulsa PWM dengan IS 555,skema kontrol PWM 555,rangkaian kontrol PWM IC 555,memngendalikan motor DC PWM,rangkaian pengatur kecepatan motor DC PWM,driver motor DC pWM,rangkaian driver motor DC 555,skema driver motor DC PWM

Rangkaian sederhana diatas dapat memberikan gambaran tentang teknik PWM pada driver motor DC. IC 555 diset sebagai astabil multivibrator dengan frekuensi kerja tetap (nilai RC tetap) dengan output diberikan ke rangkaian driver motor DC sederhana dengan MOSFET. Konsep dasar kontrol PWM menggunakan rangkaian diatas terletak pada penambahan 2 buah dioda yang mengendalikan proses charge dan discharge kapasitor C 0,1 uF. Posisi tuas potensiometer 100K yang terhubung dengan 2 buah dioda tersebut akan menetukan waktu charge atau discharge kapasitor C 0,1 uF. Berikut bentuk gelombang charge dan discharge terhadap output astabil multivibrator NE555 sebagai kontrol PWM driver motor DC pada rangkaian diatas.

Posisi Tuas Potensiometer Ditengah (Ton Duty Cycle 50%)

pulsa PWM 50%,posisi duty cycle 50%,PWM 50%,pulsa PWM 50%,kecepatan motor DC 50%,pulsa kontrol motor DC50%,posisi pulsa PWM 50%,bentuk pulsa PWM,teknik PWM motor DC,pembentukan pulsa PWM

Posisi Tuas Potensiometer Pada Sudut D1 (Ton Duty Cycle ±95%)

Posisi Tuas Potensiometer Pada Sudut D1 (Ton Duty Cycle 95%),pulsa PWM maksimum,posisi maksimal pulsa PWM,bentuk pulsa PWM makimum,pulsa PWM 95%,pulsa kecepatan maksimum,pulsa kontrol maksimum

Posisi Tuas Potensiometer Pada Sudut D2 (Ton Duty Cycle ±5%)

Posisi Tuas Potensiometer Pada Sudut D2 (Ton Duty Cycle 5%),pulsa PWM minimum,posisi minimal pulsa PWM,bentuk pulsa PWM minimum,pulsa PWM 5%,pulsa kecepatan terendah,pulsa kontrol minimal

Dengan tiga posisi tuas potensiometer seperti diatas, bentuk pulsa output yang dihasilkan oleh astabil multivibrator berfariasi dengan ton duty cyle 50%, 90% dan 5% dimana semakin tingi ton duty cycle-nya maka daya yang di berikan ke motor DC semakin besar dan kecepatan motor DC semakin tinggi begitu pula sebaliknya semkin rendah ton duty cycle maka semkin rendah kecepatan putaran motor DC.

Berbagi Artikel "Metode PWM Driver Motor DC Dengan IC 555":

Artikel Terkait "Metode PWM Driver Motor DC Dengan IC 555"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Metode PWM Driver Motor DC Dengan IC 555" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

2 Komentar Untuk Artikel " Metode PWM Driver Motor DC Dengan IC 555" »

Buat Pesan Untuk Artikel "Metode PWM Driver Motor DC Dengan IC 555"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
2+5= (Plus)