Meningkatkan Performansi Transistor Sebagai Saklar

Saturday, July 11th 2015. | Percobaan, Teori Elektronika

Transistor sebagai saklar dapat digunakan dalam dua cara yaitu mode jenuh (saturation) dan mode tak jenuh. Dalam mode jenuh transistor berfungsi sebagai saklar yang tertutup pada saat sambungan basis-emiter diberi tegangan maju seperti gambar dibawah. Pada saat transistor dalam keadaan jenuh maka tegangan kolektor-emiter VC-E(jenuh) adalah 0,1-0,2 Volt dan transistor sebagai piranti hubung singkat semu. Dalam mode tak jenuh maka transistor berfungsi sebagai saklar yang terbuka. Pada saat sambungan basis-emiter diberi tegangan balik arus kolektor tidak mengalir kecuali arus bocor. Pada saat mode tak jenuh tegangan kolektor-emiter VC-E akan sebesar tegangan catu (VCC).

Gambar Transistor Sebagai Saklar

Gambar Transistor Sebagai Saklar,transistor sebagai saklar,tanggapan weaktu transistor sebagai saklar,respon time transistor sebagai saklar,kecepatan transistor sebagai saklar,delay time transistor sebagai saklar,sensitivitas transistor sebagai saklar,karakteristik transistor sebagai saklar,performansi transistor sebagai saklar,mempercepat respon transistor sebagai saklar

Mode jenuh akan mengalami gangguan jika tunda propagasinya panjang. Gambar berikut menunjukan tanggapan tegangan keluaran kolektor VC-E suatu transistor terhadap gelombang pulsa masukan ideal.

Gambar Waktu Tunda Propagasi

Gambar Waktu Tunda Propagasi,Tunda Propagasi,delay time saklar transistor,Tunda Propagasi saklar transistor,memperkecil Tunda Propagasi,meningkatkan kecepatan respon transistor

Dari gambar diatas dapat dilihat bahwa tegangan keluaran tidak langsung memberikan tanggapan terhadap gelombang masukan tetapi akan tampak adanya waktu tunda atau tunda propagasi. Ada dua jenis tunda propagasi pada transistor yaitu tunda propagasi rendah ke tinggi (ton) akan tampak jika masukan positif step mengubah cut off transistor menjadi on sehingga menghasilkan keluaran negatif step seperti pada gambar 4 tunda propagasi dari tinggi ke rendah (toff) akan mulai jika transistor jenuh dimatikan. Nilai toff lebih besar dibandingkan ton karena transistor jenuh memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai cut off dibandingkan transistor on mencapai keadaan jenuh. Waktu tunda ini akan memperlambat waktu pensaklaran. Ada beberapa cara untuk mempertinggi kecepatan pensaklaran yaitu:

Pemasangan kapasitor pemercepat dapat dihubungkan paralel dengan resistor basis, seperti pada gambar berikut.

Gambar Penggunaan Kapasitor Pemercepat CS

Gambar Penggunaan Kapasitor Pemercepat CS,pemercepat transistor dengan kapasitor,fungsi kapasitor pada saklar transistor,pengaruh kapasitor pada saklar transistor,meningkatkan respon time saklar transistor dengan kapasitor

Pemasangan dioda penjepit (clamping diode) D1 dipasang antara terminal basis dan kolektor seperti gambar dibawah. Pada saat transistor jenuh tegangan kolektor VC-E(jenuh) = 0,2 Volt lebih kecil dibandingan tegangan dasar 0,7 Volt. Jika hal ini terjadi D1 akan mengambil arus dari basis dan mencegah transistor agar tidak jenuh.

Gambar Penggunaan Dioda Pemercepat

Gambar Penggunaan Dioda Pemercepat,fungsi dioda clamper,manfaat dioda clamper,meningkatkan kecepatan dengan dioda clamper,aplikasi dioda clamper

Memperkecil pengaruh stray capasitance Cs. Efek Cs dapat dikurangi dengan memperbaiki tata letak dan miniaturisasi yang merupakan hal penting dalam pengemasan IC. Efek stray capasitance dapat dikurang dengan menggunakan totem pole arrangement seperti pada gambar berikut.

Gambar Rangkaian Totem Pole

Gambar Rangkaian Totem Pole,konfigurasi totem pole saklar transistor,rangkaian totem pole saklar transistor,kecepatan totem pole saklar transistor

Berbagi Artikel "Meningkatkan Performansi Transistor Sebagai Saklar":

Artikel Terkait "Meningkatkan Performansi Transistor Sebagai Saklar"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Meningkatkan Performansi Transistor Sebagai Saklar" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

3 Komentar Untuk Artikel " Meningkatkan Performansi Transistor Sebagai Saklar" »

  • Jazuli says:

    Om admin, sya mau curhat.. sya sdh mengitung sesuai rumus menentukan nilai resistor basis transistor sbg saklar hasilnya adalah 27500 ohm dan sya menggunakan R 2K7 yg ada di pasaran.. stelah sya ujikan ternyata transistor tidak menghidupkan koil relay sbgaimna rancangan.. nah gmn klo R 2K7 disana saya ganti VR aja?

    • Eldas says:

      2k7 harusnya sdh bisa, karena saya biasa pake 4k7 ato 10k. pastikan ground sumber dan rangkaian saklar telah dihubungkan dan tegangan sumber sesuai dengan spesifikasi relay. NB. Bila menggunakan beban relay R2 dapat ditiadakan dan diganti relay saja dilengkapi dioda sebagai dumpernya.

  • joebae says:

    mas kw tuk relay yg biasa di pakai di mtor or mobil apakah hrus memakai TR jga tuk mendrivenya?

Buat Pesan Untuk Artikel "Meningkatkan Performansi Transistor Sebagai Saklar"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
0+4= (Plus)