LCD TV (Televisi)

Wednesday, June 13th 2012. | Artikel Elektronika, Komponen, Teori Elektronika

Layar televisi LCD adalah panel display yang menggunakan pemantulan cahaya dari luar dalam proses penampilan gambar. Layar TV LCD menggunakan back-light sebagai pemberi pantulan cahaya. Pada TV LCD, layar diterangi oleh lampu belakang sehingga relatif tidak terpengaruh silau karena pantulan cahaya dan memberikan gambar-gambar modulasi yang halus dan terang bahkan dalam ruangan yang bercahaya terang atau dekat jendela dimana sinar matahari masuk. Rata-rata TV LCD memiliki rasio kontras mulai dari 400:1 hingga 800:1. TV plasma mulai dari 600:1 sampai yang tercanggih memiliki kemampuan 1.500:1. TV LCD ini ringan dan dapat dipindahkan dengan mudah, yang berarti dapat ditempatkan hampir dimana saja yang dikehendaki si pengguna.

Susunan Bagian Layar LCD

layar lcd tv,tv lcd,layar lcd,susunan layar lcd,display lcd,Susunan Bagian Layar LCD,bentuk lcd tv,gambar lcd tv,struktur lcd tv,televisi lcd,layar televisi lcd,lcd televisi,rangkaian tv lcd,skema lcd tv,teknologi lcd,monitor lcd,lcd terbaru,teknologi lcd terbaru,kelebihan lcd,resolusi lcd,bagian lcd tv,pencahayaan lcd,kualitas gambar lcd,layar lcd baik,tv lcd bagus,lcd tv baik,lcd resolusi besar,reolusi layar lcd,kualitas gambar lcd tv,konsumsi daya lcd tv,pixel lcd tv

Bagian-Bagian Layar LCD Dan Fungsinya :

  • Vertical filter film untuk mempolarisasikan cahaya ketika masuk.
  • Glass substrate dengan ITO (Indium tin oxide ) electrodes. Bentuk elektroda ini akan menetukan (membentuk) elemen gelap yang akan tampak ketika LCD dinyalakan atau dimatikan.
  • Twisted nematic liquid crystals.
  • Glass substrate dengan common electrode film (ITO) dilengkapi horizontal ridges sehingga menjadi satu baris dengan filter horisontal
  • Horizontal filter film untuk memblokir dan meloloskan cahaya.
  • Reflective surface untuk memantulkan kembali cahaya ke depan.(pada backlit LCD, layer ini diganti dengan sumber cahaya)

Ukuran rasio aspek menggambarkan perbandingan antara lebar layar dengan tingginya. TV konvensional memakai format 4:3, sedangkan TV layar lebar menggunakan perbandingan 16:9. Rasio ini tidak berbeda jauh dengan format yang dipakai industri film
bioskop, sehingga film DVD sangat nyaman ditonton pada layar lebar, mengingat perbandingnya 1,85:1 tidak berbeda jauh dengan 16:9.

Dalam memilih TV sebaiknya dipertimbangkan juga aspek resolusi. Produk TV plasma dan LCD sudah memakai teknologi fixedpixel arrays. Artinya, produk ini sudah memiliki baris dan kolom yang tetap untuk format gambar tertentu. Secara umum kualitas TV yang bagus digolongkan sebagai high definition, bila memiliki nilai resolusi lebih dari satu juta, yaitu mulai dari 1280 x 720, 1366 x 768 dan 1024 x 1024.

Resolusi asli minimum dari layar haruslah 720 garis fisik pada rasio 16:9. Layar tersebut harus dapat menerima input HD melalui:

  • Antena dalam untuk menerima sinyal HDTV dari stasiun TV yang sudah memancarkan program High-Definition
  • HDMI (High Definition Multimedia Interface) atau DVI (DigitalVisual Interface)

Sementara itu, Input-input HD harus memiliki format video HD :

  • 1280×720 @ 50Hz progression (720p)
  • 1920×1080 @50Hz interface (1080i)

Gejala burn in atau dikenal juga dengan screen image retention (jejak bayangan) merupakan penuaan pospor yang tidak merata pada layar terjadi pada semua layar yang menggunakan pospor termasuk CRT TV dan Plasma TV. Ada dua jenis jejak gambar yaitu jejak gambar sementara dan permanen. Jejak gambar sementara secara otomatis akan dihilangkan dengan screen-saver yang sudah ada pada Plasma. Jejak gambar permanen hanya akan terjadi jika gambar yang sama (foto) ditampilkan pada layar dalam waktu yang sangat lama, yaitu seminggu. Dimana hal ini hampir tidak mungkin terjadi. Jadi Tidak ada yang perlu dikhawatirkan perihal jejak gambar.

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "LCD TV (Televisi)" memberikan manfaat. Terima kasih

Berbagi Artikel "LCD TV (Televisi)":

Buat Pesan Untuk Artikel "LCD TV (Televisi)"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
3+7= (Plus)