Kelas Penguat Dengan Transistor

Friday, January 13th 2012. | Teori Elektronika

Kelas penguat menggunakan transistor dapat dibedakan dalam 3 kelas. Kelas-kelas penguat tersebut dibedakan berdasarkan titik kerja dari transistor yang digunakan. Pada bagian ini ada beberapa informasi yang dapat diperoleh perihal kelas penguat dengan transistor, baik rangkaian dasar penguat, grafik titik kerja dan sebagian formulasi yang digunakan dalam penguat tersebut.

1. Penguat Kelas A

Penguat kelas A adalah penguat dengan titik kerja yang berada ditengah garis beban transistor, arti berada ditengah-tengah ini adalah tegangan kerja transistor (VB) adalah 1/2 dari tergangan VCE. Rangkaian dasar penguat transistor kelas A dapat dilihat pada gambar berikut :

penguat transistor,kelas penguat transistor,penguat kelas A,penguat kelas B,penguat keas AB,karakteristik penguat kelas A.karakteristik penguat kelas B,karakteristik penguat kelas AB,grafik garis beban penguat kelas A,grafik titik kerja penguat kelas B,titik kerja penguat kelas AB,titik kerja penguiat transistor,formulasi penguat transistor,rangkaian penguat kelas A,rangkaian penguat transistor kelas AB,rangkaian penguat kelas B,titik kerja transistor,titik kerja penguat transistor

ICsat = VCC/RC+RE
IB = VB/RB
VCE cutoff = VCC
VB = VCC.R2/R1+R2
RB = R1.R2/R1+R2

Sifat-sifat penguat transistor kelas A :

  • dirangkai secara common emiter
  • digunakan untuk daya yang sedang <10watt
  • input dan output berbeda 180o

Grafik titik kerja penguat transistor kelas A :

penguat transistor,kelas penguat transistor,penguat kelas A,penguat kelas B,penguat keas AB,karakteristik penguat kelas A.karakteristik penguat kelas B,karakteristik penguat kelas AB,grafik garis beban penguat kelas A,grafik titik kerja penguat kelas B,titik kerja penguat kelas AB,titik kerja penguiat transistor,formulasi penguat transistor,rangkaian penguat kelas A,rangkaian penguat transistor kelas AB,rangkaian penguat kelas B,titik kerja transistor,titik kerja penguat transistor

Misalkan:

VCC = 15V
R1 = 33k
R2 = 33k
RC = 1k
RE = 100

Maka :

ICsat = 15V/1k+100=0.013A = 13mA
VB = 15V.33k / 33k+33k = 7.5V
RB = R1.R2 / R1+R2 = 33k.33k / 33k+33k = 16500 ohm = 16k5
IB = VB / RB = 7.5V / 16500 = 0.00045A=0.45mA

2. Penguat Kelas B

Penguat kelas B adalah penguat transistor yang titik kerjanya berhimpit dengan VCE. Penguat kelas B dapat dirangkai dengan sepasang transistor NPN dan PNP yang komplemen. Rangkaian dasar penguat kelas B sederhana dan grafik titik kerja rangkaian penguat kelas B dapat dilihat pada gambar penguat berikut :

penguat transistor,kelas penguat transistor,penguat kelas A,penguat kelas B,penguat keas AB,karakteristik penguat kelas A.karakteristik penguat kelas B,karakteristik penguat kelas AB,grafik garis beban penguat kelas A,grafik titik kerja penguat kelas B,titik kerja penguat kelas AB,titik kerja penguiat transistor,formulasi penguat transistor,rangkaian penguat kelas A,rangkaian penguat transistor kelas AB,rangkaian penguat kelas B,titik kerja transistor,titik kerja penguat transistor

Misalkan :

VCC = 15V
RB = 15k
β = 10

Maka :

IB = VCC/RB = 15V/15k = 1mA
β = IC / IB
IC = β . IB
IC = 10 . 1mA = 10mA
VCE cutoff = Vout = 1/2 VCC  = ½ . 15V= 7.5V

3. Penguat Kelas AB

Rangkaian penguat kelas AB adalah penguat transistor yang titik kerja terletak antara QA dan QB. Rangkaian dasar penguat kelas AB dapat dibuat sama dengan penguat kelas B, hanya nilai RB1 dan RB2 yang berbeda. Rangkaian dasar penguat kelas AB dan grafik titik kerja penguat kelas AB dapat dilihat pada gambar berikut :

penguat transistor,kelas penguat transistor,penguat kelas A,penguat kelas B,penguat keas AB,karakteristik penguat kelas A.karakteristik penguat kelas B,karakteristik penguat kelas AB,grafik garis beban penguat kelas A,grafik titik kerja penguat kelas B,titik kerja penguat kelas AB,titik kerja penguiat transistor,formulasi penguat transistor,rangkaian penguat kelas A,rangkaian penguat transistor kelas AB,rangkaian penguat kelas B,titik kerja transistor,titik kerja penguat transistor

Misalkan :

VCC = 12V
RB = 10k
β = 10

Maka :

IC = β.IB
IB = VCC/RB
IB = 12V/10k=1.2mA
IC = 10. 1.2mA=12mA
VCE =  ½ VCC = ½ 12V= 6V

Berbagi Artikel "Kelas Penguat Dengan Transistor":

Artikel Terkait "Kelas Penguat Dengan Transistor"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Kelas Penguat Dengan Transistor" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Kelas Penguat Dengan Transistor"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
0+8= (Plus)