Harmonisa Arus Mesin Induksi

Thursday, November 19th 2015. | Teori Elektronika

Harmonisa dalam konteks transmisi daya listrik adalah yang merupakan kelipatan dari frekuensi fundamental dari sistem tenaga. Peralatan listrik yang merupakan beban tidak linear, menimbulkan arus yang tidak linear, dan arus ini akan menginterferensi jaringan listrik. Penyaluran daya listrik yang ideal pada umumnya menggunakan frekuensi tunggal dan konstan serta pada tegangan tertentu.

Dalam sistem tenaga listrik dikenal dua jenis beban yaitu beban linear dan beban non linear. Sementara penyaluran daya listrik menggunakan frekuensi tunggal dan konstan serta pada tegangan tertentu, misalnya pada frekuensi 50 hz, 220 volt. Beban linear adalah beban yang memberikan bentuk keluaran linear, artinya daya yang mengalir sebanding dengan impedansi dan perubahan tegangan. Sedangkan beban non linear adalah keluarannya tidak sebanding dengan tegangan, sehingga arus balik melalui kawat netral tidak sama dengan nol.

Harmonisa Arus Mesin Induksi,Harmonisa,beban tidak linear,arus yang tidak linear,beban non linear,beban linear,Sumber-sumber harmonik,harmonic distorsion (THD),sumber harmonisa,penyebab harmonisa,akibat harmonisa,mengurangi harmonisa,menghindari harmonisa,pengertian harmonisa,harmonisa transmisi listrik,harmonisa transmisi daya

Penyebab ketidaksempurnaan ini antara lain adalah harmonisa dari peralatan-peralatan pemakai energi listrik, dimana peralatan tersebut mengeluarkan gelombang sendiri dan menginterferensi gelombang fundamental dan amplitudo dari arus maupun tegangan. Harmonisa ini akan menyebabkan gelombang fundamental maupun amplitudo terdistorsi. Akibat dari ketidaksempurnaan frekuensi maupun amplitudo berpengaruh pada :

  1. Meningkatnya resonansi sistem penyaluran tenaga listrik.
  2. Mengurangi efisiensi pembangkitan tenaga dan transmisi serta utilitasnya.
  3. Mengurangi umur isolasi dari komponen penyaluran tenaga listrik.
  4. Interferensi pada sistem proteksi, peralatan konsumen, saluran telekomunikasi.

Sumber-sumber harmonik peralatan penyaluran tenaga listrik antara lain konverter statis, magnetisasi transformator yang tidak linear, putaran mesin arus bolak-balik, tanur listrik, dan lampu flouresen.

Dalam menentukan distorsi relatif yang dikarenakan adanya harmonisa pada sistem tenaga, dinyatakan dalam total harmonic distorsion (THD). THD diukur dari jumlah distorsi harmonisa yang disebabkan sistem tegangan, yang dinyatakan dalam persentase terhadap fundamentalnya, yaitu harmonisa ke-1.

Berbagi Artikel "Harmonisa Arus Mesin Induksi":

Artikel Terkait "Harmonisa Arus Mesin Induksi"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Harmonisa Arus Mesin Induksi" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Harmonisa Arus Mesin Induksi"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
2+3= (Plus)