FET Sebagai Penguat Sinyal Lemah

Thursday, July 26th 2012. | Teori Elektronika

Penguat sinyal menggunakan FET memiliki keuntungan impedansi input yang sangat tinggi sehingga dapat digunakan untuk menguatkan sinyal yang sangat lemah (kecil). Untuk membuat penguat sinyal menggunakan FET dapat dilakukan dengan pemberian tegangan bias pada FET, pada dasarnya pemberian tegangan bias pada FET adalah antara Gate dan Source harus mendapat tegangan bias mundur. Tegangan bias untuk FET dapat diberikan dengan berbagai cara. Diantara yang paling banyak digunakan untuk rangkaian penguat FET adalah self-bias. Pemberian tegangan bias yang tepat akan menjamin FET dapat bekerja pada daerah yang aktif.

Penguat Sinyal FET Mode Self Bias Common Source

Seperti halnya pada penguat transistor bipolar, penguat FET juga dapat dirangkai dalam beberapa konfigurasi. Konfigurasi penguat JFET dengan source sebagai terminal bersama disebut dengan penguat Common Source (CS). Rangkaian penguat CS dapat dilihat pada gambar berikut. Untuk menganalisa parameter penguat seperti Av, Zi, dan Zo, rangkaian penguat tersebut perlu diubah menjadi rangkaian ekivalen ac.

Rangkaian Penguat Sinyal dengan FET Mode Self bias Common Source

Rangkaian Penguat Sinyal dengan FET Mode Self bias Common Source,penguat sinyal lemah,penguat sinyal dengan FET,penguat sinyal dengan MOSFET,penguat sinyal impedansi input tinggi,penguat sinyal dengan MOSFET,menguatkan sinyal yang lemah,rangkaian penguat sinyal,rangkaian penguat tegangan,membuat penguat tegangan,fet sebgai penguat,karakteristik fet sebagai penguat,analisis penguat dengan mosfet,prinsip kerja penguat dengan fet,rumus penguat dengan mosfet,teori penguat fet,teori fet sebgai penguat,mosfet sebagi penguat

Pembuatan rangkaian ekivalen ac tersebut didasarkan atas asumsi bahwa pada kondisi ac semua kapasitor termasuk kapasitor kopling (C1 dan C2) dan by-pass (CS) dianggap hubung singkat. Dengan demikian RS seolah-olah tidak ada karena telah dihubung singkat oleh CS. Pada rangkaian ekivalen ac terminal source langsung terhubung ke ground. Sumber tegangan VDD juga dianggap hubung singkat ke ground. Analisis pertama adalah menentukan penguatan tegangan (Av). Dengan menerapkan hukum Kirchhoff pada ikal output dapat diperoleh Av sebagai berikut:

A_{v}=\frac{V_{o}}{V_{i}}

A_{v}=\frac{(-gm \cdot v_{gs}) (r_{ds}||RD)}{v_{gs}}=-gm(r_{ds}||RD)

Apabila harga rds diabaikan (atau tidak diketahui) yang disebabkan karena rds >> RD, maka :

A_{v}=-gm\cdot RD

Tanda negatip pada kedua persamaan tersebut menunjukkan bahwa antara sinyal output dan input berbeda fasa 180° atau berlawanan fasa. Impedansi input (Zi) dari rangkaian tersebut adalah:

Z_{i}=RG

Sebenarnya impedansi rangkaian penguat tersebut (Zi) adalah paralel antara RG dengan impedansi input FET. Akan tetapi karena impedansi input FET sangat tinggi (≈109 Ω harga tipikal untuk JFET dan 1012 hingga 1015 Ω harga tipikal untuk MOSFET), maka praktis yang menentukan impedansi input rangkaian adalah RG.

Impedansi output (Zo) dari JFET adalah Zo (FET) = rds. Sedangkan impedansi input dari rangkaian adalah paralel antara rds dengan RD adalah  Zo =rds||RD. Sedangkan impedansi input dari rangkaian adalah paralel antara rds dengan RD adalah Zo =RD.

Berbagi Artikel "FET Sebagai Penguat Sinyal Lemah":

Artikel Terkait "FET Sebagai Penguat Sinyal Lemah"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "FET Sebagai Penguat Sinyal Lemah" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

1 Komentar Untuk Artikel " FET Sebagai Penguat Sinyal Lemah" »

  • paijo londo says:

    mohon diberikan contoh rangkaian aplikasi riil, baik skema rangkaian maupun nilai komponennya misalkan untuk keperluan penguatan 10 kali…trims

Buat Pesan Untuk Artikel "FET Sebagai Penguat Sinyal Lemah"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
5+8= (Plus)