Bistable Multivibrator

Saturday, February 6th 2016. | Rangkaian

Bistable multivibrator merupakan jenis multivibrator yang memiliki output dengan dua keadaan stabil. Pulsa triger pada input rangkaian akan menyebabkan rangkaian diasumsikan pada salah satu kondisi stabil. Pulsa kedua akan menyebabkan terjadinya pergeseran ke kondisi stabil lainnya. Multivibrator bistabil ini hanya akan berubah keadaan jika diberi pulsa triger sebagai input. Multivibrator bistable ini sering disebut sebagai flip-flop. Output rangkaian multivibrator bistabil akan lompat ke satu kondisi (flip) saat dipicu dan bergeser kembali ke kondisi lain (flop) jika dipicu dengan pulsa triger berikutnya. Rangkaian kemudian menjadi stabil pada suatu kondisi dan tidak akan berubah atau toggle sampai ada perintah dengan diberi pulsa triger. Gambar berikut adalah salah satu contoh rangkaian multivibrator bistable dengan menggunakan.

Rangkaian Bistable Multivibrator

Bistable Multivibrator,mutlivibrator bistabil,flip flop,teori multivibrator bistabil,prinsip kerja bistable multivibrator,rangkaian bistable multivibrator,output multivibrator bistabil,pulsa triger multivibrator bistabil,input bistable multivibrator,skema bistable multivibrator,definisi bistable multivibrator,pengertian bistable mutivibrator

Pada saat pertama kali catu daya diberikan pada rangkaian multivibrator bistable diatas, maka multivibrator diasumsikan berada pada suatu kondisi stabil. Salah satu transistor pada rangkaian multivibrator bistable diatas akan berkonduksi lebih cepat dibandingkan yang lain. Apabila diasumsikan Q1 pada rangkaian multivibrator diatas berkonduksi lebih dahulu dibandingkan Q2. Tegangan kolektor Q1 akan turun dengan cepat. Sambungan langsung antara kolektor dan basis menyebabkan penurunan tegangan pada Q1 dan turunnya arus IB dan IC.

VC dari Q2 pada rangkaian multivibrator bistable diatas akan naik ke harga +VCC . Tegangan ke arah positif ini tersambung kembali ke basis Q1 melalui R3. Ini menyebabkan Q1 semakin berkonduksi dan sebaliknya mengurangi konduksi Q2. Proses ini berlangsung terus sampai Q1 jenuh dan Q2 cutoff. Rangkaian multivibrator bistable akan tetap pada kondisi stabil ini.

Untuk mengawali perubahan kondisi pada output multivibrator bistable diperlukan pulsa triger. Pulsa negatif yang diberikan pada basis Q1 akan membuat Q1 menjadi cutoff. Pulsa positif yang diberikan pada basis Q2 menyebabkan transistor ini berkonduksi.

Pada rangkaian multivibrator bistable diatas, apabila diasumsikan pulsa negatif diberikan pada basis Q1. Pada saat kondisi ini, IB dan IC dari Q1 akan drop dengan cepat. VC dari Q1 naik ke harga +VCC . Tegangan ke arah positif ini tersambung kembali ke basis Q2. IB dan IC dari Q2 akan naik dengan cepat. Ini menyebabkan turunnya VC dari Q2. Sambungan langsung VC melalui R3 menyebankan turunnya IB dan IC dari Q1. Proses ini berlangsung terus sampai Q1 cutoff dan Q2 jenuh. Rangkaian multivibrator bistable akan tetap pada kondisi ini sampai ada pulsa triger untuk berubah atau catu daya dilepas.

Berbagi Artikel "Bistable Multivibrator":

Artikel Terkait "Bistable Multivibrator"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Bistable Multivibrator" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Bistable Multivibrator"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
3+3= (Plus)