Besaran Fisik (Stimulus) Dan Output Sensor

Wednesday, March 11th 2015. | Sensor / Tranducer, Teori Elektronika

Sensor atau transduser adalah komponen elektronika yang dapat memberikan perubahan output besaran listrik dari perubahan fisik yang diterimanya. Stimulus sensor merupakan entitas atau besaran fisik yang dapat mempengaruhi output sensor.  Sensor bekerja dengan cara mengubah entitas menjadi besaran listrik. Seuatu sensor akan memberikan perubahan output apabila sensor tersebut menerima perubahan besaran fifik (stimulus) yang sesuai dengan jenis sensor tersebut. Besaran fisik (stimulus) yang dapat mempengaruhi nilai output dari sensor elektronik adalah sebagai berikut.

Macam-Macam  Stimulus (Besaran Fisik) Sensor

  1. Akustis : gelombang (frekuensi amplitudo,fase), kecepatan rambat, spektrum,dll
  2. Elektris : arus, tegangan, medan, konduktivitas, permitivitas, dll
  3. Magnetis : medan (amplitudo, polarisasi, fase, spektrum), fluks, permenbility, dll
  4. Optis : gelombang(amplitudo, frekuensi, fase, spektrum), kecepatan, pantulan penyerapan
  5. Termis : temperatur, laju rambat panas
  6. Mekanis : posisi, kecepatan , tekanan, tarikan, kerapatan, percepatan, ketinggian, ketebalan, masa, dll.

Besaran Fisik (Stimulus) Dan Output Sensor,besaran fisik sensor,stimulus sensor,definisi stimulur sensor,pengarus besaran fisik sensor,kondisi yang mempengaruhi sensor,pengaruh sensor,perubahan stimulus,perubahan sensor,teori sensor,desaran fisik sensor,jenis stimulus sensor,macam-macam stimulus sensor,macam-macam sensor,output sensor,jenis output sensor,jenis sensor dari outputnya,sinyal output sensor,sensor diskrit,sensor analog,sensor digital,sensor akustik,sensor elektris,sensor magnetis,sensor optis,sensor termis,sensor mekanis

Jenis-jenis sensor yang digunakan pada sistem otomasi berdasarkan sinyal output yang dihasilkan dapat dibedakan menjadi beberapat jenis. Berikut adalah jenis sensor berdasarkan sinyal outputnya.

Jenis Sensor Berdasarkan Sinyal Output

  1. Sensor diskrit. Tegangan diskrit mempunyai keluaran tegangan low dan high. Sensor diskrit digunakan untuk menterjemahkan dua kondisi fenomena fisis yang kontras ke dalam kode biner.
  2. Sensor digital. Digital sensor memiliki data keluaran dalam bentuk biner (digital) sehingga langsung dapat dihubungkan pada sistem BUS yang terdapat di PLC. Sensor digital mempunyai keluaran serial dan pararel.
  3. Sensor Analog. Sensor analog atau sensor kontinyu bekerja dengan cara mengubah fenomena fisis ke besaran listrik yang dapat diukur, dalam bentuk arus, tegangan.

Berbagi Artikel "Besaran Fisik (Stimulus) Dan Output Sensor":

Artikel Terkait "Besaran Fisik (Stimulus) Dan Output Sensor"

Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan tetap menjaga amanah ilmiyah & mencantumkan URL Link alamat blog ini. Dan mohon koreksi apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian materi. Semoga artikel "Besaran Fisik (Stimulus) Dan Output Sensor" memberikan manfaat. Terima kasih

Like Untuk Ikuti Perkembangan Materi Elektronika

Buat Pesan Untuk Artikel "Besaran Fisik (Stimulus) Dan Output Sensor"

Be nice, Keep it clean, Stay on topic and No spam.
5+9= (Plus)